Berita

"Gedung Retak, WC Tak Layak: SMP Tertua di Sungailiat Butuh Kasih Sayang"

Sungailiat - 15 Oktober 2025 Kondisi sarana dan prasarana sekolah yang mengalami kerusakan cukup signifikan terjadi di sekolah tertua dan bersejarah di Kota Sungailiat yaitu SMP Negeri 1 Sungailiat, sekolah yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman ini menjadi sorotan dari pihak sekolah, setelah struktur balok lantai dua gedung ruang kelas siswa mengalami keretakan, dan kerusakan fasilitas sanitasi, banyak WC siswa dan septic tank mengalami kondisi rusak berat.

Tim Monitoring Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka melakukan pemantauan lapangan langsung ke SMP Negeri 1 Sungailiat berdasarkan data sekolah yang diterima, berupa kondisi ruang kelas siswa mengalami rusak berat dan WC rusak berat. Hasil awal pengamatan oleh tim monitoring ditemukan adanya keretakan atau rekahan dalam istilah konstruksi akan mengalami defleksi pada beberapa struktur balok penyangga lantai gedung kegiatan belajar mengajar. rekahan ini dikhawatirkan akan menyebabkan defleksi atau lendutan pada bagian balok yang memunculkan kekhawatiran terhadap struktur bangunan secara menyeluruh.

Secara kasat mata dapat dilihat struktur balok gedung lantai dua mengalami rekahan di struktur balok bangunan, kondisi ini harus di cek lebih mendalam lagi oleh Tim / Tenaga Ahli Konstruksi Bangunan, untuk memberikan advice terbaik dalam penanganan gedung tersebut. sehingga saat ini yang terbaik adalah meminimalisir penggunaan gedung tersebut agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan.

Tidak hanya itu, Kondisi fasilitas WC dan Septic Tank memerlukan perhatian yang serius, dari 22 unit WC di sekolah hanya 4 Unit yang masih berfungsi dengan baik, merujuk Permenkes Nomor 70 Tahun 2016 tentang Standar dan Persyaratan Kesehatan Lingkungan Sekolah, kebutuhan minimal toilet di Satuan Pendidikan adalah untuk siswa laki-laki dibutuhkan 1 unit WC + 1 Urinoir untuk setiap 60 Siswa/laki-laki, untuk siswi/perempuan dibutuhkan 1 unit WC tertutup untuk 40 Siswi. dan untuk Guru dan Tenaga Kependidikan dibutuhkan 1 unit WC untuk 25 orang. berdasarkan data jumlah Siswa/siswi berjumlah 700 siswa berdasarkan asumsi proporsi gender (50% siswa dan 50% siswi) adalah 6 Unit WC dan 6 Unit Urinoir untuk Siswa/Laki-laki dan 9 unit WC tertutup untuk Siswi/Perempuan. kondisi saat ini WC hanya berfungsi 4 unit sehingga jumlah tersebut jauh dibawah Standar Minimal Nasional, kondisi ini sangat tidak ideal dan berpotensi mengganggu kenyamanan, kesehatan serta kebersihan lingkungan belajar. 

hasil pengamatan Tim Monitoring, Kerusakan WC diakibatkan bak air bocor, pintu banyak yang rusak, saluran air terhambat, WC mampat dan plafond banyak yang rusak berat. akibatnya siswa banyak yang mengantri panjang atau menghindari penggunaan WC, tentunya akan berdampak pada kenyamanan dan kebersihan di lingkungan sekolah. harapan Kepala Sekolah semoga ada solusi untuk perbaikan gedung dan perbaikan WC sehingga siswa dapat merasa aman dan tenang berada di lingkungan sekolah ini.

 

Sumber: 
Bagian Administrasi Pembangunan
Penulis: 
Haryadi, M.M
Fotografer: 
Dwi Afriyanti, A.Md
Bidang Informasi: 
BAG. PEMBANGUNAN

Berita

16/10/2025 | Bagian Administrasi Pem...
Rekahan Struktur Balok Disepanjang Area Lantai 2
15/10/2025 | Bagian Administrasi Pem...
07/10/2025 | Bagian Administrasi Pem...
01/10/2025 | Bagian Administrasi Pem...
25/09/2025 | Tim Bagian Adm Pembangu...
24/09/2025 | Tim Bagian Adm Pembangu...
19/09/2025 | Tim Bagian Adm Pembangu...
26/08/2025 | Bagian Administrasi Pem...
zoom meeting Kick-Off IKK 2025
26/08/2025 | LAN RI, Bagian Adm. Pem...